7 Tarian Rakyat Tradisional di Guatemala Yang Harus Anda Ketahui

Guatemala dikenal karena budayanya yang menarik, yang menggabungkan sejarah suku asli Maya dengan tradisi kolonial. Tarian adalah bagian penting dari budaya Guatemala, dan tarian rakyat yang masih dipertunjukkan di sini sampai sekarang adalah cerminan yang berarti dari budaya Maya dan Spanyol. Pada dasarnya dibagi menjadi dua kelompok - pra-Hispanik dan hispanik - di sini adalah tujuh tarian rakyat tradisional Guatemala yang harus Anda ketahui.

Danza de los monos (Dance of the Monkeys)

Tarian pra-Hispanik, Dance of the Monkeys mengenang mitos kuno yang tercatat dalam buku Maya yang sakral, Popol Vuh. Dalam cerita itu, saudara kembar diubah menjadi monyet sebagai hukuman atas kecemburuan yang mereka rasakan terhadap saudara kandung mereka. Tarian ini menampilkan tiang 35 kaki yang didirikan di depan sebuah gereja; penari yang bermain monyet harus menyeimbangkan pada seutas tali yang diikat di antara tiang dan gereja. Tarian ini dibawakan oleh 23 orang, dengan musik dari marimba sederhana dan suling khusus yang disebut Ah Xul.

Danza de la Conquista (Tarian Penaklukan)

Seperti namanya, Dance of the Conquest memiliki asal kolonial hispanik. Ini referensi kematian raja Maya Tecun Uman, yang mati dengan gagah berani dalam pertempuran saat mencoba untuk melindungi rakyatnya. Tokoh utama lainnya dalam tarian itu adalah Pedro Alvarado, sang penakluk Guatemala, dan penutup tarian itu merujuk pada orang Maya yang masuk agama Kristen. Pada titik ini, Maya dan Spanyol menari bersama, melupakan perbedaan mereka. Instrumen yang menyertai tarian adalah peluit, seruling chimirría dan drum.

Danza de los Venados (Dance of the Deer)

Tarian ini berasal dari pra-Hispanik dan referensi perburuan rusa untuk makanan dan makanan. Disutradarai oleh seorang pendeta Maya, tarian ini menampilkan 26 penari, dengan satu marimba yang menyediakan musik, dan mewakili perjuangan antara manusia dan hewan untuk mendapatkan daging. Selama pesta dansa, sekelompok pemuda dengan anjing harus melawan singa dan harimau untuk mendapatkan rusa sendiri. Ketika pesta dansa telah berakhir, pesta dimulai, dan semua tamu ditawari daging.

Danze de los Vaqueros (Tarian Koboi)

Tarian Koboi adalah asal Kolonial Hispanik, dan tarian rumit ini adalah salah satu yang paling mengakar dalam budaya populer Guatemala. Tarian ini secara eksklusif merujuk pada tradisi Spanyol seperti perkelahian manusia melawan banteng dan sapi, yang diperkenalkan ke Guatemala pada paruh kedua abad ke-16. Karena sifatnya yang mengejek, tarian ini dianggap menyindir. Ada 32 peserta dalam tarian ini, dengan karakter termasuk pemilik hacienda, wanita muda, bos, koboi, gembala, dan lembu.

Danze de los Mexicanos (Dance of the Mexicans)

Tarian orang-orang Meksiko adalah tarian lain yang berasal dari peternakan sapi. Diperkenalkan di Guatemala pada awal abad ke-19, tarian ini pertama kali dilakukan oleh Chiapas di Meksiko, untuk menghormati Perawan Guadalupe. Tarian itu berjalan ke selatan ke Guatemala, dan setelah Revolusi Meksiko mengambil beberapa fitur baru, seperti pistol di sabuk penari dan sabuk cartridge diikat di dada mereka. Tarian ini menyindir kehidupan orang Spanyol selama era kolonial, dan musik yang menyertainya berasal dari marimba, saksofon, dan terompet.

Danza de los Pascarines (Dance of the Pascarines)

Tarian Pascarines berasal dari kolonial hispanik, dan menceritakan kisah perzinahan dua gembala yang memperebutkan seorang wanita. Terlepas dari tema pastoralnya, tarian ini sangat agresif: tarian ini melibatkan penggunaan cambuk kulit terhadap beberapa penari - terutama penari yang berperan sebagai pezina - dan mereka harus beristirahat di tempat tidur selama beberapa hari sesudahnya. Tarian ini biasanya berlangsung pada bulan April, dengan 25 penari ikut serta.

Danza de Moros y Cristianos (Tarian Bangsa Moor dan Kristen)

Berasal dari Kolonial hispanik, tarian ini menceritakan kisah penaklukan kembali Iberia atas Spanyol. Meliputi periode waktu hampir 800 tahun, tarian ini mengingatkan perjuangan Spanyol melawan orang-orang Arab, dan menyoroti kekuatan Dewa Kristen yang memungkinkan mereka menang melawan bangsa Moor. Tarian ini diperkenalkan ke Guatemala oleh para misionaris dalam upaya untuk mengubah suku Maya menjadi Kristen. Tarian ini secara tradisional berlangsung pada 30 Juni, dengan sepuluh penari disertai dengan drum dan seruling.

 

Tinggalkan Komentar Anda