10 Hal Terbaik yang Dapat Dilakukan di Bandar Seri Begawan, Brunei

Brunei dikenal dengan masjid-masjidnya, Kampong Ayer dan kemewahan Sultan. Berikut adalah beberapa hal terbaik yang dapat dilakukan di Bandar Seri Begawan.

Tersesat di desa terapung terbesar di dunia

Kampong Ayer menempati peringkat sebagai salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan di Bander Seri Begawan untuk setiap jenis wisatawan. Desa panggung di Sungai Brunei menampung lebih dari 13.000 penduduk tetap. Jaringan jalan kayu menghubungkan rumah, toko, dan masjid yang menghubungkan sekitar 40 pemukiman terpisah. Taksi air biasa melewati dari tepi laut ke desa berusia berabad-abad dengan biaya sekitar B $ 1 ($ 0, 66). Atau, negosiasikan harga untuk wisata perahu satu jam yang biasanya berkisar antara B $ 20 hingga B $ 25 ($ 13, 20 hingga $ 16, 60 USD) per kapal.

Jepret Foto Masjid Omar Ali Saifuddien

Mesjid

Masjid Omar Ali Saifuddien memegang gelar sebagai masjid terbesar di pusat Bandar Seri Begawan. Laguna buatan mengelilingi Omar Ali, bertindak sebagai kolam pemantul yang memberinya citra cermin. Menambah kemewahannya, replika sebuah tongkang kerajaan berada di dalam kolam. Kami merekomendasikan untuk mengunjungi pada hari yang cerah untuk menangkap keindahan sebenarnya dari struktur yang menarik ini.

Pelajari Tentang Kehidupan Sultan di Museum Royal Regalia

Museum Sejarah

Mengunjungi Royal Regalia Museum gratis adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan di Bandar Seri Begawan. Museum gratis ini menampilkan hadiah dari kehidupan sultan. Highlights termasuk ratusan peninggalan emas dan perhiasan, ditambah kereta kolosal yang digunakan dalam tahun 1992 perak perak Sultan.

Berjalan-jalan di sepanjang tepi pantai dan dapatkan foto Kampong Ayer

Tepi laut Bandar Seri Begawan berjarak berjalan kaki singkat dari Masjid Omar Ali Saifuddien yang cantik. Membentang beberapa ratus meter, tepi pantai menawarkan pemandangan Kampong Ayer terbaik. Kepala ke kantor informasi wisata untuk peta dan rekomendasi lebih lanjut. Kami sarankan untuk berkunjung pada sore hari dan menikmati kopi atau makanan di salah satu dari banyak restoran tepi sungai.

Kunjungi Masjid Terbesar Brunei

Mesjid

Masjid Jame 'Asr Hassanil Bolkiah adalah raksasa. Dibangun pada tahun 1994 dan diresmikan pada hari ulang tahun Sultan yang ke-48, Brunei tidak mengeluarkan biaya dalam kemegahannya. Masjid nasional kedua di negara ini memiliki 29 kubah emas dan empat menara menjulang setinggi 58 meter (190 kaki). Dengan kapasitas 5.000, ia dapat menampung sekitar 20% dari populasi pusat kota pada suatu waktu.

Raih Makanan Lokal di Pasar Malam Gadong

Pasar

Jika Anda ingin mencicipi makanan jalanan setempat, periksa Pasar Malam Gadong setelah pukul 16:00. Tidak seperti pasar malam lainnya di Asia Tenggara, pasar malam di Bandar Seri Begawan ini terasa jauh lebih otentik. Karena Brunei mendapat begitu sedikit wisatawan, kebanyakan orang di sini adalah penduduk setempat. Berjalan-jalanlah di kios-kios dan Anda akan menemukan ayam bakar, ikan, dan kebab di tusuk sate. Hidangan lainnya termasuk mie goreng, nasi katok (ayam goreng dan nasi dengan saus pedas) dan buah-buahan segar. Perjalanan ke Pasar Malam adalah salah satu hal favorit kami di Bandar Seri Begawan untuk pecinta kuliner.

Cobalah Spot Monkeys di Taman Persiaran Damuan Park

Taman, Hutan

Membentang sekitar satu kilometer (0, 62 mil) di sepanjang Sungai Brunei, taman ini adalah tempat favorit bagi keluarga lokal. Terlepas dari jalur jogging dan beberapa patung yang tersebar, puluhan primata hidup di pulau sungai. Ketika matahari terbenam, monyet keluar untuk bermain. Wisatawan mungkin melihat sekilas monyet belalai langka yang hanya ditemukan di Kalimantan. Ini adalah favorit bagi semua orang, terutama keluarga yang sedang singgah.

Pelajari tentang kolonial Brunei di Twelve Roofs House

Duduk di bukit terdekat di selatan kota, Twelve Roofs House adalah salah satu bangunan tertua di ibukota. Dibangun pada tahun 1906, bangunan kolonial ini dulunya adalah rumah Komisaris Tinggi Inggris. Hari ini, itu adalah museum kecil untuk menghormati hubungan lama antara Brunei dan Inggris. Habiskan satu atau dua jam di sini untuk belajar tentang masa lalu kolonial Brunei.

Hit the Shops

Pusat perbelanjaan

Turis regional sering pergi ke Brunei untuk berbelanja. Dibandingkan dengan negara tetangga, biaya barang elektronik dan desainer cenderung lebih rendah. Jika Anda perlu mendapatkan kamera atau tas tangan baru, mungkin lebih murah di Bandar Seri Begawan dibandingkan dengan Malaysia dan Indonesia. Kami merekomendasikan Mall atau Kompleks Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

Pasar Tamu Kianggeh

Pasar

Apa yang bisa menjadi cara yang lebih baik untuk melihat kehidupan orang-orang Bruneian daripada mengunjungi pasar basah setempat? Tamu Kianggeh duduk di dekat sungai dengan pedagang yang menjual buah-buahan, sayuran, dan ikan lokal. Beberapa menjual kerajinan tangan dan suvenir juga. Tetapi bersiaplah untuk mencoba keterampilan tawar-menawar Anda.

Rekomendasi ini diperbarui pada 12 Juli 2018 agar rencana perjalanan Anda tetap segar.
 

Tinggalkan Komentar Anda